Kosmologi, Geografi, dan Ras

 

KOSMOLOGI & GEOGRAFI

Tolkien agaknya yang memulai membuat sebuah cerita fantasi benar2 dari nol. Bagi saya, kehebatan terdahsyat dari fantasi Tolkien adalah adanya cerita bagaimana alam semesta tercipta (Tolkien’s Cosmology).

Planet tempat terjadinya semua perstiwa dalam fantasi Tolkien disebut Arda (saya pikir ini diambil dari bahasa arab “ardhi”). Seperti layaknya bumi kita, Arda memiliki komponen benua dan samudra. Berikut, komponen utamanya (penamaan dalam ‘common speech’ – soalnya masing2 ras punya sebutan tersendiri untuk benda yang sama)

Pusing membayangkannya? Silakan liat gambar berikut. Cuman ingat, potongan gambar ini adalah bentuk Arda ketika permulaan. Seperti halnya bumi kita, potongannya berubah dari masa ke masa. Ada yang tanah yang hilang, ada pulau baru yang muncul, dan seterusnya. Perubahan signifikan biasanya terjadi karena perang dahsyat.



Tolkien juga menjelaskan bagaimana matahari, bulan, dan bintang tercipta. Bagaimana? Sabar dong… nanti kita sampai pada tahap itu. Ini kan judulnya cuma “introduction” aja ^^.

Bagi yang sudah pernah denger cerita dongeng bangsa Viking tentang permulaan alam semesta, nah mirip banget. Tolkien emang agaknya ngambil dari sana. Saya berpikir mau menulis sedikit tentang bagaimana kosmologi viking di sini, mudah-mudahan menambah wacananya para pembaca tercinta.

Karen Wynn Fonstad, seorang master dibidang Geografi di Univ Oklahoma, membuat riset khusus tentang geografi Tolkien. Bukunya "Atlas of Middle-earth" menjadi acuan penting para penggemar Tolkien.


RAS & DIVISI

Seperti yang banyak menduga, pembagian ras oleh Tolkien juga diambil dari dongeng negara2 skandinavia. Oleh Tolkien diperdetil lagi, selayaknya para ahli botani mengklasifikasi tumbuhan: ada kingdom, orde, famili, dan seterusnya. Tolkien memakai Ras (paling umum), lalu divisi, dan terspesifik adalah orde.

Berikut ini adalah pembagian ras karakter di Middle-earth. Perlu diingat, ini bukanlah versi lengkap, cuma memberikan gambaran pada kita bagaimana sistematis Tolkien dalam membagi ras dari karakter orang-orang di Middle-earth.

Iluvatar – ayah dari segala makhluk (mungkin bisa dianalogikan dengan Tuhan dalam kehidupan kita).

Ainur – ras pertama yang dibuat Iluvatar, ‘primordial spirit’. Bersama Iluvatar membuat Arda. Bisa dianologikan dengan Dewa dalam dongeng Mahabarata.

Elves – creature pertama yang di’tiup’kan rohnya oleh Iluvatar. Mereka ada jauh sebelum matahari dan bulan tercipta. Elves tidak ditakdirkan untuk sakit atau mati (kecuali di bunuh). Mereka senang bernyanyi, suaranya merdu, rupanya juga cakep-cakep. Semakin tua umurnya, semakin bijaksana dan semakin banyak ilmunya. Semakin banyak pengalaman perangnya maka semakin bertambah pula kesaktiannya. Namun iluvatar tidak mentakdirkan elves untuk hidup di middle-earth selama2nya, mereka harus ke Aman.

Orcs – elves yang berhasil dikorup oleh Menkor, dan dijadikan infantry prajurit perang. Mereka kuat, tahan racun, walau keloyalannya sangat diragukan. Mereka patuh karena takut. Mereka lemah ketika bertempur pada siang hari.

Dragon – reptil yang raksasa yang kuat. Awalnya menjadi prajurit Menkor. Dragon ada yang bisa terbang, ada yang tidak. Ada yang bisa menyemburkan api, ada yang tidak. Father of dragon dalam cerita Tolkien adalah Glaurung, berwujud ular raksasa tapi ga bisa terbang. Dalam cerita The Hobbit, salah satu misinya adalah membunuh dragon berjenis terbang dan mengeluarkan api, namanya smaug.

Ents – ras raksasa, guede banget, tapi penyabar dan santai. Mereka ditakdirkan menjadi penjaga hutan. Mereka mortal, tapi berumur nauzubillah panjangnya (40000 sampai 50000 tahun). Salah satu jenis ents adalah kayak pohon beneren, tapi bisa gerak. Mereka sudah ada setelah elves dibangkitkan. Salah satu jenis ents yang berhasil dikorup oleh Menkor adalah Troll.

Men – anak termuda dari Iluvatar. Proses kelahiran sama dengan elves, Cuma ditandai oleh kelahiran matahari dan bulan. Jadi mereka tidak berada dalam dark age. Saat kelahiran manusia inilah, perhitungan jaman dimulai (1st age). Dan seperti yang sudah diduga, mereka ditakdirkan menjadi populasi terbanyak untuk mengkhalifahi middle-earth (Cuma ya harus usaha dulu!).

Men digambarkan anak iluvatar yang paling lemah diantara yang lain, gampang dihasut, suka menyeleweng, penipu, dan rakus. Namun, Men juga memiliki dua hal yang ga dimiliki ras lain: keberanian membela hal yang mereka anggap benar, dan mereka selalu diberi pilihan oleh iluvatar: menjadi baik atau jahat.

Ada banyak divisi manusia, banyak banget sampai saya aja ga hapal semua. Namun, yang penting diingat adalah:

Hobbits – disebutkan dulunya bagian dari ras manusia (little folk), tapi kemudian menjadi ras tersendiri. Mereka mortal, tapi perhitungan usia lebih lambat dari manusia. ABG-nya Hobbit itu sekitar 30 sampai 40 tahun.

Ga ada yang tau persis asal usul hobbit. Gandalf menghabiskan banyak waktunya mempelajari hobbits. Mereka tinggal dilobang2 tanah kayak kelinci, suka pesta dan ceria, hidup bertani dan nelayan. Mereka ga suka berkelahi palagi berkelana. Mereka juga memiliki daya tahan sendiri dalam menerima serangan ‘magic’. Ada 3 divisi utama, aku ga ingat nama2nya, tapi dibedakan berdasarkan tempat tinggal: hutan, sungai, dan tanah biasa.

Dwarves – nah, jenis yang unik. Berbeda dari jenis yang lain yang langsung diciptakan oleh Iluvatar, Dwaves diciptakan oleh Aule, salah satu Aratar yang jagoan membuat perkakas dari logam. Aule membuat mereka dari batu, dengan harapan akan kebal terhadap magic Menkor, dan bisa meneruskan cita2 Iluvatar menjadikan mortal memerintah Middle-earth. Tapi Aule ga bisa ngidupinnya, karena harus minta ijin dari Iluvatar. Karena Iluvatar tau niat baik Aule, maka dwarves diberi nyawa, tapi tidak diijinkan hidup sebelum manusia dibangkitkan. Divisi dwarves terbagi berdasarkan tempat tinggalnya.

Nah... tulisan mendatang akan bercerita tentang Bahasa yang dipakai orang-orang Middle-earth, dan kalender, dan pembagian jaman.

Sampai jumpaa.......


Tulisan ini dibuat dan dipublikasikan pada 18 Juli 2004, setelah pengajian rutin di rumah Koko' Wangsa (Hadingestraat) Groningen. Melihat antusias rekan2 bercerita tentang film Harry Potter yang baru dan LotR, membuat saya teringat e-proyek yang sudah lama terbengkalai.

Versi asli dipublikasikan di cafe deGromiest (klik di sini)