Pendahuluan

Tidak diragukan lagi, the Lord of the Rings dan triologi epicnya adalah "buku suci" bagi para pecinta dunia fantasi dan cerita kepahlawanan modern. Cerita epic ini ditulis dengan begitu indahnya, berkonsep, detil, jelas, dan berwawasan. Menakjubkan.

Bagi kita di Indonesia, mungkin kebanyakan baru tahu setelah versi film layar lebarnya keluar dan menggoncang dunia. Orang yang pertama ga peduli jadi pengen tahu, apaan nich! Kok sampai2 banyak betul menyabet penghargaan dunia. Mana lagi filmnya ga banyak dibintangi oleh para artis terkenal.

Letak kehebatan film memang bukan pada pemainnya, melainkan pada ceritanya (yang memang hebat). Si sutradara Peter Jackson patut diacungkan jempol karena sanggup mengangkatnya ke film.

Nah.... petualangan kita di e-proyek Middle-earth: Beginner point-of-view dimulai dengan memanfaatkan momentum film LotR ini, untuk kemudian mulai menggerayangi fantasi Tolkien yang fantastis itu.

Selamat menikmati

 

3 Fakta Penting dari the Lord of the Rings

1. Penulis: J. R. R. Tolkien, seorang Profesor Anglo-Saxon di Oxford University (England)

 

John Ronald Reuwl Tolkien dilahirkan pada 3 Jan 1892 di Bloemfontein, Orange Free State. Tapi pada umur 4 tahun ibunya membawanya balik ke Ingris bersama saudaranya yang lain. Setelah ayahnya meninggal keluarganya pindah ke Sarehole, di tepi bagian tenggara dari Birminghan. Tolkien menghabiskan masa kecil yang menyenangkan di wilayah perkampungan dan perasaannya pada pemandangan pedesaan terlihat jelas dari tulisan dan lukisannya.

Ibunya meninggal ketika dia masih 12 tahun, dan bersama saudaranya dijadikan anak asuh oleh pendeta setempat dan dikirim ke King Edward School, Birminghan, dimana Tolkien bersinar dalam karya-karya klasiknya. Setelah menyelesaikan First in English Language dan Literature di Oxford, Tolkien menikah dengan Edith Bratt. Dia menjabat dalam sebuah komisi di Lancashire Fusilier dan bertempur dalam perang Somme. Setelah perang, dia bertugas pada New English Dictionary dan mulai menulis mitologi dan siklus legenda di mana dia menamakan "The Book of Lost Tales" tapi kemudian dikenal sebagai The Simlarillion.

(!!! Informasi: setelah sangat sukses berkarir di Exeter College, Oxford, Tolkien menjadi seorang petugas di militer Inggris. Dia berpengalaman langsung pada kesejahteraan prajurit perang setelah Perang Dunia I. Dia adalah anggota dari 11th Lancashire Fusilires, salah satu resimen yang sangat berjasa dalam perang tersebut, dan juga sebuah unit yang selamat pada beberapa sasaran musuh.)

Pada 1920 Tolkien ditunjuk Reader di English Language pada University of Leeds di mana menjadi awal dari karir akademiknya, terpilih menjadi Proffesor of Anglo-Saxon di Oxford. Tolkien menulis untuk anak-anaknya dan menceritakan kepada mereka tentang kisah The Hobbit. Adalah publishernya, Stanley Unwin, yang memintanya untuk menulis sekuel The Hobbit dan perlahan Toklien menulis The Lord of the Rings, sebuah cerita besar yang butuh 12 tahun untuk menyelesaikannya dan tidak dipublikasikan sampai Tolkien mendekati pensiun. Setelah pensiun Tolkien dan istrinya tinggak dekat Oxford, tapi kemudian pindah ke Bournemouth. Tolkien kembali ke Oxford setelah kematian istrinya pada 1971. Dia kemudian meninggal pada 2 Septermber 1971, meninggalkan pekerjaanya terakhir The Silmarillion yang kemudian di edit untuk publikasi oleh anaknya, Christopher.

 

2. Lord of the Rings adalah satu dari legenda triologi:

Petualangan klasik "there and back again". Pertama kali dipublikasikan pada 1937, ini adalah kisah yang memperkenalkan dunia pada Hobbits, Middle-earth, dan akan adanya cerita lanjutan, "The Lord of the Rings".

Berkisah tentang bagaimana seorang hobbit Bilbo Bagins yang biasa menjadi luar biasa karena petualangannya dengan 13 dwarves dalam menjalankan "Quest of Erebor" menaklukan naga Smaug the Great dan memulihkan kerajaan "under the mountain". Disamping itu, ada bagian penting tentang the magic ring yang ditemukan Bilbo yang menjadi pengkait utama ke cerita epic terdahsyat, "the Lord of the Rings".

Pertama kali dipublikasikan tahun 1953 dan 1955, mahakarya tiada tanding dari Tolkien menceritakan tentang kehancuran Penguasa Cincin dan kembalinya Sang Raja (disusun dalam tiga babak). Di antara pujian yang tak terhitung jumlahnya, cerita tiga babak ini dideklarasikan sebagai "the greatest works of imaginative fiction of the twentieth century".

Berkisah tentang Frodo Baggins, ahli waris Bilbo Baggins, yang menyadari dirinya harus melakukan petualangan yang mengerikan, menghancurkan magic ring yang ditemukan Bilbo dalam "Quest of Mount Doom". Fellowship of the Rings beranggotakan 9 orang siap menjalankan misi tersebut. Sementara 9 Nazgul, tentara tersakti Sauron, membayangi mereka.

LotR terdiri dari 3 bagian: Fellowship of the Ring (2 buku), The Two Towers (2 buku), dan the Return of the King (2 buku). Kisah ditutup oleh perang dahsyat "War of the Rings" yang menandai akhir dari jaman ke-3.

Ini adalah tentang cerita kepahlawanan "History of the Elves" (kalau menurut saya sih, all problems blame to elves - abis, semua masalah jaman-jaman berikutnya wong kebanyakan mereka yang mulai hehe). Tolkien meninggal sebelum menyelesaikannya, dan anak tertuanya, Christopher, melanjutkan pekerjaan ayahnya tersebut. Pertama kali dipublikasikan pada 1977, koleksi dari hikayat, legenda, dan mitologi, menjelang penciptaan awal dan masa pertama dari Middle-earth.

 

Di samping triologi di atas, Tolkien masih memiliki satu buku lagi "the Unfinished Tales". Buku ini adalah kumpulan cerita-cerita dari waktu Silmarillion sampai akhir dari War of the Rings. Buku koleksi ini diedit oleh Christopher Tolkien dan dipublikasikan pertama kali sekitar tahun 1980.

Pembaca memang dianjurkan membaca epic ini dari the Hobbit --> the Lord of the Rings --> the Silmarillion --> Unfinished Tales. Kalau udah jago juga ga papa di bolak-balik, apakah mau LotR duluan ataukah Silmarillion dulu biar sesuai dengan waktu. Atau kalau perlu baca terbalik (palanya dimiringin) juga bisa.... Yang penting bisa dinikmati, kalau ga ya ke middle-earth.febdian.net aja hehehe....

 

3. Cerita epik ditutup oleh rangkuman buku "The History of the Middle-earth" (12 Volumes)

Ini adalah proyek besar yang dikerjakan Christopher Tolkien dalam kurun waktu 1984-1995. Dia merangkai semua konsep karya ayahnya, dan komentar-komentar yang menambah khazanah.

 


Tulisan ini dibuat pada januari 2004 di Selwerd 3, Groningen 2003 - sesaat setelah menonton ulang semua film Lord of th Ring.

Pertama kali dipublikasikan di febdian.net (versi asls klik di sini!)